"Perasaan mu VS Perasaan ku" Bag.2

Jingga.. ada yang akan aku beri tahu padamu dan kau harus benar-benar mengingatnya, kadang – kadang kalau ku fikir mungkin saja aku menyukaimu dan bila benar begitu tentu saja sikapku mulai berubah tanpa kusadari, aku mulai mendandani diriku sekenanya dan diantara rentang itu tiap kali bertemu mungkin aku telah melakukan ratusan hal-hal aneh untuk sekedar mencuri perhatianmu, berusaha sekuat tenaga menciptakan atmosfer menyenangkan agar kau merasa nyaman disampingku atau agar dibilang beda saja dari yang lain pada hal mungkin itu terlihat bodoh olehmu.

Waduh.. Perasaan memang suka aneh ya, tanpa sadar kita jadi kelihatan bodoh berhenti menjadi diri sendiri untuk kemudian rela menjadi orang lain ; as long as you happy peran apa saja bakalan kita tampilkan dari menjadi PBB (persatuan babu babu) biar dianggap perhatian, jadi pahlawan super yang setia dan melindungi atau jadi pelawak biar disebut humoris, bahkan demi sang pujaan hati aku bisa saja melakukan sesuatu yang sebenarnya paling ku benci pokoknya jadi apa saja as long as you love me. Aku jadi mengingkari essensi yang paling hakiki dari manusia bahwa aku tak sesempurna itu, menutupi ketidak sempurnaan dengan menjadi orang lain atau melakukan hal aneh yang sebelumnya tidak pernah kulakukan justru menunjukan kelemahan, dan sepertinya aku tidak lagi hidup di bumi, padahal bagaimana jadinya ya jika perasaan tidak berbalas, atau semua upaya mencuri hatimu tak kunjung berhasil, wah sampai disini mungkin aku sudah kehilangan akal sehatku dan kalau tak sabar mungkin saja pada titik kulminasi seperti ini akan banyak orang sepertiku memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara-cara yang sangat tidak nyaman.

Venus syukurnya sekarang aku sudah tahu rahasianya dan ternyata perasaanku vs perasaanmu atau persaanmu kepada siapa saja dapat dpt dibuat algoritmanya, sehingga kau, aku atau siapa saja tidak lagi harus bersedih sebab perasaan ku jika dikalikan dengan perasaan mu hasilnya = “~” (tak terhingga) out putnya bisa dan boleh apa saja.

Jadi lakukan terus apa yang selama ini kau yakini benar, atau kau boleh merubahnya jika kau anggap perlu merubahnya dan aku juga akan melakukan apa saja yang menurutku benar sepanjang kau dan aku menyadari bahwa kebenaran kita dibatasi oleh kebenaran orang lain dan sepanjang bicara soal perasaan, berbalas atau tidak rasa itu adalah anugerah biarkan perasaan itu hadir syukurilah, nikmati setiap proses yang lahir karenanya, dan tak ada yang perlu disesali.

Venus demi indahnya bunga mawar aku akan menjanjikan dua hal padamu. Pertama, aku tak akan pernah merubah wajah tampanku. Kedua, aku tak akan berhenti membuatmu jatuh cinta padaku dan karena mengingat persamaan matematis kau boleh koq menerima, menolak atau bahkan membenciku atas kekaguman dan semua perasaan suka ku padamu. Sebab, ternyata perasaanku tidak ada hubungannya dengan perasaanmu.

0 Responses to ""Perasaan mu VS Perasaan ku" Bag.2"

Post a Comment